Senin, 27 Oktober 2014 - 14:23:36 WIB

Syawalan Sekolah Vokasi Dibarengkan dengan Pembukaan Dies Ke-5

Tempat : Halaman Sekolah Vokasi

Waktu : 13 Agustus 2014

Isi :

Hari pertama masuk kerja di lingkungan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, Senin, (4/8) digelar halal bihalal. Acara yang berlangsung di Halaman Sekolah Vokasi ini, dihadiri pejabat di lingkungan Sekolah Vokasi UGM, antara lain Direktur, Wakil Direktur, Para Ketua dan Wakil Ketua Program Studi, Tenaga Pendidik, Tenaga Kependidikan dan segenap Mahasiswa SV-UGM.

Rangkaian acara halalbihalal ditandai dengan sambutan Direktur Sekolah Vokasi UGM, Ir. Hotma Prawoto, MT. Dalam sambutannya Direktur SV-UGM mengatakan “Ini merupakan tradisi di Sekolah Vokasi UGM, sesudah menjalankan ibadah puasa selama sebulan, saat hari pertama masuk dilanjutkan dengan acara halal-bihalal. Acara halal bihalal ini merupakan introspeksi pada semua kemajuan yang telah dicapai di Sekolah Vokasi UGM, termasuk introspeksi dalam melaksanakan ibadah, dengan saling memaafkan. Kami berharap, agar segala ungkapan dan perilaku selama setahun yang kurang berkenan di hati para dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh civitas SV-UGM bisa dimaafkan, demikan juga sebaliknya.” Lebih lanjut Direktur SV-UGM mengatakan “Acara syawalan 1435 H sangat istimewa bagi Sekolah Vokasi UGM, karena bersamaan dengan Pembukaan Dies Natalis Sekolah Vokasi ke-5. Berbagai ragam kegiatan dalam rangkaian Dies Natalis SV-UGM telah dirancang dengan berbagai ragam kegiatan, antara lain:

Besok pada hari Rabu tanggal 13 Agustus 2014 diadakan workshop kurikulum. Workshop ini menghadirkan praktisi dan juga pelaku usaha dari dunia kerja yaitu dari Perusahaan Astra International, selain itu juga dari akademisi Bapak Dr. Era Purwanto dari Institut Teknologi Sepuluh November, serta beberapa nara sumber lain dari UGM. Tujuan diselenggarakannya workshop ini adalah agar para pengelola program studi dan departemen di Sekolah Vokasi:

  1. Memahami konsep dasar dan mampu mengembangkan kurikulum yang berorientasi Market-Driven.
  2. Meningkatkan pemahaman tentang kurikulum yang mampu menciptakan lulusan yang berkompeten dan memiliki ketrampilan (hard & soft) yang unggul, yang
  3. Memiliki strategi dan metode implementasi di dalam mengembangkan kurikulum yang mampu menghantarkan peserta didik memenangkan persaingan global.
  4. Meningkatkan pemahaman tentang kurikulum yang memiliki kesiapan kedepannya dalam rangka pengembangan prodi menjadi prodi D4.

Selanjutnya Ketua Panitia Dies Natalis Sekolah Vokasi UGM, Drs. Winarto mengatakan “Tema dies natalis ke-5 ini yaitu “Mewujudkan Pendidikan Vokasional yang tangguh dalam rangka membangun karakter dan kedaulatan bangsa”. Sementara itu Wakil Direktur Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama SV-UGM, Maun Budiyanto, ST., MT., mengatakan “Rangkaian kegiatan dies setelah workshop kurikulum dilanjutkan dengan workshop penilaian angka kredit hari Kamis tanggal 14 Agustus 2014, pertemuan forum pendidikan Sekolah Vokasi Seluruh Indonesia pada bulan September. Sementara pada bulan Oktober 2014 berbagai ragam kegiatan antara lain: festival kuliner nusantara, lomba memasak antar kluster di lingkungan SV-UGM, bazar home industry dari wilayah Yogyakarta, pagelaran wayang orang, bakti sosial berupa donor danah, dan hari keluarga”. Bapak Maun menambahkan bahwa puncak kegiatan dilaksanakan dengan rapat terbuka Senat Sekolah Vokasi pada tanggal 27 Oktober 2014 di Hall Sekolah Vokasi UGM”.