Senin, 30 November 2015 - 16:32:04 WIB

KULIAH UMUM PERENCANAAN PEMBANGUNAN EKONOMI KEWILAYAHAN

       Pada tanggal 27 November 2015, PDEB SV UGM menyelenggarakan kuliah umum tentang Perencanaan Pembangunan Ekonomi Kewilayahan disampaikan oleh Anang Budi Gunawan S.E., M.Econ, fungsional perencana Direktorat Pengembangan Wilayah Bappenas. Anang Budi menyampaikan perencanan adalah suatu siklus yang dimulai dari agenda, implementasi dan evaluasi. Hal tersebut tidak lah cukup untuk menghasilkan perencanaan yang baik. Sebuah perencanan mengandung arti perubahan yang memiliki dukungan kuat untuk mencapainya. Selain itu perlu juga memiliki inovasi untuk implementasi perencanaan yang yang dibuat. Implementasi tersebut perlu memikirkan juga sumber daya yang digunakan untuk melaksanakannya.

    Sebagai contoh dikemukakan oleh Anang Budi, perubahan sistem transformasi perkeretaan di Korea yang semula dikelola oleh pemerintah menjadi dikelola swasta. Contoh tersebut memberikan gambaran bahwa perencanaan adalah sebuah perubahan.

     Sistem perencanaan di Indonesia mengenal pemerintah pusat dan daerah. Perencanaan pusat dan daerah harus saling terkait agar tujuan Negara dapat tercapai. Daerah semenjak adanya otonomi darah dan desentralisasi fiskal memberikan peran penting dalam perekonomian. Arah pengembangan Indonesia yang semula sektoral menjadi kewilayahan menggambarkan pentingnya peranan daerah. Produktivitas dan konektivitas daerah dilakukan demi mencapai keberhasilan peran daerah dalam kontribusi ekonomi.

Sebagai kesimpulan Anang Budi menyampaikan, pencapaian nasional adalah agregasi dari daerah, maka konektivitas antar daerah sangat diperlukan.(mhs)