Selasa, 02 Mei 2017 - 07:30:45 WIB

MAHASISWA EKONOMIKA TERAPAN MENGIKUTI YLC FOR CLIMATE UNESCO

    Sapnah Rahmawati mahasiswa prodi Ekonomika Terapan, Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM telah megikuti program Youth Leadership Camp For Climate Change yang diselenggarakan oleh UNESCO. Program tersebut diadakan pada 4-6 Febuari 2017 di Cibodas, Bogor. Program ini diseleksi dengan ketat dari 805 peserta yang mendaftar hanya 50 yang diterima dari seluruh universitas di Indonesia. Sebelumnya, para peserta harus melalui seleksi dengan me;ngirimkan daftar riwayat hidup, motivation letter, dan qualification form. Sapnah mahasiswa Ekonomika Terapan SV telah berhasil melewati tahap-tahap tersebut.

      Dalam kegiatan yang digelar UNESCO bekerjasama dengan dengan UN CC:Learn, Swiss Agency for Development and Cooperation SDC, The Climate Reality Project, dan Youth For Climate Change ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi bersama, bertukar gagasan dan rencana aksi kolektif terkait perubahan iklim.
Di hari pertama kegiatan, selama sehari penuh mengikuti workshop yang memaparkan tentang perubahan iklim, upaya mitigasi dan adaptasi menghadapi perubahan iklim, serta cara-cara dalam mengomunikasikan dampak perubahan iklim di berbagai sektor kehidupan. Berikutnya, di hari kedua peserta diberikan kesempatan untuk melakukan kunjungan ke Cibodas Biosphere Reserve dan workshop pembuatan film. Selanjutnya, di hari terakhir setiap tim melakukan presentasi film pendek yang dibuat tentang perubahan iklim. Selain workshop tentang perubahan iklim, setiap tim diberi proyek untuk membuat film pendek terkait perubahan iklim. Hasilnya kemudian dipresentasikan di hadapan seluruh peserta

 



    Tidak hanya itu, melalui kegiatan tersebut para mahasiswa sebagai agen perubahan dapat menyampaikan aspirasinya terkait perubahan iklim. Meskipun kegiatan yang mereka ikuti sudah berakhir, namun tugas setiap peserta tidak selesai saat itu juga. Setiap peserta diberikan tugas untuk membuat proyek terkait perubahan iklim di daerah mereka masing-masing kemudian akan di seleksi kembali untuk penentuan delegasi ke Tribal Camp yang akan diadakan  di Amerika.
Kegiatan ini menjadi kesempatan berharga baginya karena perubahan iklim juga tugas besar untuk mahasiswa ekonomi. Pengaruh perubahan iklim dalam pembangunan ekonomi dapat bersifat langsung maupun tidak langsung. Memiliki pengaruh langsung ketika aktifitas ekonomi tersebut banyak bergantung pada iklim dan cuaca seperti pertanian tadah hujan dan aktifitas nelayan di laut. Dan pengaruh tidak langsung terjadi ketika bencana akibat perubahan iklim itu menyebabkan terganggunya aktifitas ekonomi seperti bencana banjir yang menyebabkan perekonomian masyarakat lumpuh. (Red:Sap/Ang)