Selasa, 12 Maret 2019 - 13:43:42

Ketentuan Ujian

UJIAN SEMESTER

Ada 2 jenis ujian, yaitu ujian teori dan praktik/praktikum. Ujian teori dan praktik/praktikum diselenggarakan melalui ujian tengah semester, ujian akhir semester, dan bentuk-bentuk ujian lain yang akuntabel. Aspek penilaian ujian praktik/praktikum antara lain meliputi buku laporan praktik/praktikum, produk, sikap, keterampilan, kedisiplinan, dan analisis.

Ujian yang sudah dijadwalkan oleh Akademik akan diselenggarakan sebanyak 2 kali, yaitu Ujian tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS).

  1. Mahasiswa berhak dan dapat mengikuti ujian apabila memenuhi syarat-syarat yang ditentukan, yaitu:
    a. Ketidakhadiran mahasiswa maksimal 3 kali setiap Mata Kuliah.
    b. Membawa kartu tanda peserta ujian mahasiswa.
    c. Nama mata kuliah tercantum dalam kartu ujian pada semester yang bersangkutan;
    d. Tercantum dalam daftar peserta kelas yang dikeluarkan oleh akademik;
    e. Tidak sedang dijatuhi sanksi akademik.
  2.    Tiap Peserta ujian diwajibkan untuk:
    a. Menaati petunjuk-petunjuk teknis penyelenggaraan ujian;
    b. Mengerjakan soal-soal ujian;
    c. Menjaga ketertiban ujian;
    d. Meminta persetujuan Pengawas sebelum meninggalkan tempat duduk atau ruang ujian;
    e. Menaati semua peraturan ujian yang berlaku di Departemen untuk hal-hal khusus yang belum diatur.

  3.    Peserta ujian tidak boleh melakukan perbuatan yang dilarang selama ujian berlangsung, yaitu:
    a. Bekerja sama atau berusaha untuk bekerja sama dengan peserta lain dalam menyelesaikan soal ujian;
    b. Mengutip atau berusaha mengutip jawaban ujian dari peserta lain, atau memberi kesempatan  kepada peserta lain untuk mengutip jawaban ujiannya;
    c. Mempergunakan catatan, buku, sumber informasi, peralatan hitung, dan/atau peralatan teknologi informasi lainnya selama ujian berlangsung, kecuali diperbolehkan oleh dosen penguji;
    d. Meninggalkan ruang sebelum ujian selesai kecuali diijinkan oleh Pengawas;
    e. Mengerjakan ujian untuk kepentingan mahasiswa lain;
    f. Meminta orang lain untuk mengerjakan ujian yang menjadi tanggung jawabnya;
    g. Melakukan perbuatan lain yang melanggar  tata-tertib ujian dan etika;

  4.    Ujian susulan hanya dapat diselenggarakan berdasarkan alasan-alasan yang bersifat khusus;
    a. Calon peserta adalah duta universitas yang mengikuti event ilmu pengetahuan, olahraga, dan kesenian baik regional, nasional, dan internasional dibuktikan dengan surat dari Direktorat Kemahasiswaan UGM;
    b. Orang tua kandung/saudara kandung/suami/isteri/anak meninggal dunia, yang dibuktikan dengan surat kematian dari kantor lurah dan atau rumah sakit;
    c. Bencana alam;
    d. Sakitrawat inap yang harus dibuktikan dengan surat keterangan rawat inap dari Rumah Sakit.

  5.    Sistem Penilaian

       Sistem penilaian yang sesuai dengan maksud dan tujuan yang telah disebutkan di atas adalah sistem penilaian relatif, yaitu sistem yang digunakan untuk menilai kemampuan mahasiswa relatif terhadap kemampuan mahasiswa yang lain dalam kelasnya. Ini berarti prestasi seluruh mahasiswa dalam satu kelas dipakai sebagai dasar penilaian.  Kemampuan mahasiswa tersebut diberi nilai dengan huruf A, B, C, D, dan E yang masing-masing mempunyai arti sebagai berikut:

A     =  4            C+  = 2,25

A -   = 3,75        C    = 2

A/B  = 3,75        C-   = 1,75

B+   = 3,25        C/D =  1,75

B     = 3             D+  =  1,25

B-    = 2, 75       D    =  1

B/C  = 2,5          E    =  0

 

 

UJIAN TUGAS/PROYEK AKHIR

Tugas/Proyek Akhir adalah salah satu syarat untuk menentukan seorang mahasiswa dinyatakan lulus dari Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM.

 

PELAKSANAAN UJIANTUGAS/PROYEK AKHIR

  1. Mahasiswa sudah harus lulus

D4 Akuntansi Sektor Publik

D4 Manajemen dan Penilaian Properti

D4 Perencanaan Pembangunan Ekonomi Kewilayahan

D4 Perbankan

138 sks

138 sks

140 sks

139 sks

  1. Ujian tugas/proyek akhir dilaksanakan setelah mahasiswa selesai melaksanakan dan membuat Tugas/Proyek Akhir
  2. Tim penguji terdiri dari tiga orang, yaitu ketua tim, dosen pembimbing dan dosen yang ditunjuk oleh Ketua Program Studi.
  3. Peserta ujian yang dinyatakan tidak lulus diberi kesempatan untuk diuji ulang, dalam batas waktu maksimal 3 (tiga) kali ujian.
  4.  Hasil revisi Tugas/Proyek Akhir diserahkan paling lambat 1 bulan setelah ujian dilakukan.
  5.  Pendaftaran Ujian Tugas/Proyek Akhir dilakukan setiap tanggal 1-10 setiap bulannya.